Rabu, 01 September 2021

FUNGSI TOOL PADA CORELDRAW X5

 Fungsi-fungsi Toolbox pada CorelDRAW

Toolbox pada CorelDRAW terdiri dari beberapa Flyout, Flyout yang terbuka akan menampilkan sekumpulan tool CorelDraw yang berkaitan dengan toolbox yang dibuka, panah kecil pada bagian pojok kanan bawah toolbox menandakan adanya flyout pada tombol tersebut, untuk membuka flyout klik tanda panah tersebut maka flyout akan terbuka.

Dibawah ini adalah Toolbox pada CorelDRAW X6

 
Pick tool; untuk memilih atau menyeleksi dan mengatur ukuran, memiringkan, dan memutar objek
Freehand Pick tool; untuk menyeleksi objek dengan bebas

  
Shape tool; untuk mengedit bentuk objek.
Smudge brush tool; untuk mengubah objek vektor dengan cara men-drag sepanjang garis luar.
Roughen brush tool; untuk mengubah garis luar dari objek vektor dengan cara men-drag sepanjang garis luar.
Free transform tool; untuk mengubah suatu objek dengan menggunakan Free rotation, angle rotation, Scale, dan Skew tool.
Smear tool, Twirl tool, Attact tool, Repel tool

 
Croop tool; untuk menghilangkan area yang tidak dikehendaki.
Knife tool; untuk memotong objek.
Eraser tool; untuk menghilangkan daerah yang tidak diinginkan pada gambar anda.
Virtual segment delete tool; untuk menghapus bagian dari objek-objek diantara persimpangan.

 
Zoom tool; untuk merubah perbesaran level dalam jendela kerja.
Pan tool; untuk mengontrol bagian gambar mana yang akan di gambar ulang dalam jendela kerja

 
Freehand tool; untuk menggambar garis tunggal dan kurva.
Bèzier tool; untuk menggambar kurva satu bagian pada waktu yang sama.
Artistic media tool; menyediakan akses pada Brush, Sprayer, Calligraphic, dan Pressure tool.
Pen tool; untuk menggambar kurva satu segmen pada satu waktu.
Polyline tool; untuk menggambar garis-garis dan kurva.
3 Point curve tool; untuk menggambar suatu kurva dengan menentukan titik awal, akhir, dan titik tengah

 

Smart fill tool; untuk mewarnai objek-objek yang terlampir, tool ini dapat mewarnai isi dan garis dari objek tersebut dan objek yang telah terisi dapat dipisahkan dengan gambar dasarnya.
Smart drawing tool; mengubah coretan-coretan tangan menjadi garis yang halus dan sempurna.

 
Rectangle tool; untuk menggambar bujur sangkar dan kotak.
3 point rectangle tool; untuk menggambar bujur sangkar pada suatu sudut tertentu.

 
Ellipse tool; untuk menggambar bentuk lonjong atau lingkaran.
3 point ellipse tool; untuk menggambar bentuk lonjong atau lingkaran pada suatu sudut tertentu.

 
Polygon tool; untuk menggambar poligon atau bintang secara simetris.
Star tool; untuk menggambar bentuk bintang yang sempurna.
Complex star tool; untuk mengggambar bentuk bintang yang komplek atau bintang yang mempunyai banyak sisi.
Graph paper tool; digunakan untuk menggambar sekat yang terdiri dari garis-garis serupa.
Spiral tool; digunakan untuk menggambar spiral.

 
Basic shape tool; untuk memilih bermacam-macam bentuk, termasuk bentuk smile, halilintar, bentuk hati, dan lain-lain.
Arrow shape tool; untuk menggambar beraneka ragam jenis bentuk panah, dan arah panah.
Flowchart shapes tool; untuk menggambar symbol flowchart.
Banner shapes tool; untuk menggambar bentuk yang menyerupai pita atau efek ledakan.
Callout shapes tool; untuk membuat label dan callout.

 
Text tool; untuk menuliskan kata secara langsung pada layar sebagai paragrap atau artistik teks.

 
Table tool; untuk membuat tabel

 
Dimension tool; untuk menggambar dimensi garis vertikal, horisontal, kemiringan, atau siku-siku.

 
Interactve connector tool; untuk menggabungkan dua objek dengan suatu garis

 
Interactive blend tool; untuk mencampur dua objek
Interactive contour tool; untuk membuat suatu bentuk garis luar pada suatu objek menggunakan bentuk dasarnya.
Interactive distortion tool; untuk melakukan penyimpangan pada suatu objek, tool ini mempunyai 3 bentuk penyimpangan dasar yaitu: Push and Pull Distortion, Zipper Distortion, atau Twister Distortion.
Interactive drop shadow tool; untuk memberikan bayangan pada suatu objek.
Interactive envelope; untuk menyimpangkan suatu objek dengan cara men-drag node.
Interactive extrude; untuk membuat suatu ilusi kedalaman pada objek.
Interactive transparency tool; untuk membuat objek menjadi transparan.

 
Color Eyedropper tool; untuk memilih dan menyalin properti pada objek, seperti halnya fill, ketebalan garis, ukuran, dan efek, dari suatu objek pada jendela gambar, yang disertai tampilan code HTML warna
Attributes Eyedropper tool; untuk memilih dan menyalin properti pada objek, seperti halnya fill, ketebalan garis, ukuran, dan efek, dari suatu objek pada jendela gambar.
Paintbucket tool; untuk objek properti, seperti halnya fill, ketebalan garis, pada suatu objek dalam jendela gambar setelah anda memilih properti ini dengan menggunakan Color Eyedropper tool atau Attributes Eyedropper tool

 
Outline tool; untuk mengatur properti outline

  
Fill tool; untuk mengatur propeti fill (isi warna pada objek)


Interactive fill tool; untuk beranekaragam gradasi fill
Interactive mesh tool; untuk menggunakan garis (grid) secara acak menjadi suatu objek.

Kamis, 26 Agustus 2021

INSTALASI SISTEM OPERASI BERBASIS TEXT

1. Aplikasi VirtualBox

Bahan utama yang kita butuhkan tentunya aplikasi VirtualBox itu sendiri, bagi yang sudah menginstall VirtualBox di komputernya silakan lanjut ke tahap berikutnya. Jika kamu belum menginstall VirtualBox, kamu bisa membaca panduan instalasi virtualbox pada artikel sebelumnya.

2. Master sistem operasi Debian Linux
Untuk master Debian Linux kita menggunakan Debian 7 dalam bentuk file ISO, jika kamu menggunakan DVD itu tidak masalah.


cara menginstall debian linux dengan virtualbox


A. Membuat Mesin Virtual Debian 7


1. Buka aplikasi VirtualBox, kemudian buat sebuah mesin virtual baru dengan meng-klik tombol Baru.


2. Isikan nama sistem operasi yang akan diinstall (Debian 7), untuk tipe-nya pilih Linux, karena kita akan menginstall Debian 7 32 bit, untuk versinya pilih 32 bit. Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini.


3. Kemudian kita akan menentukan ukuran memori virtualnya, kita cukup menggunakan memori sebesar 512MB saja, kemudian klik Lanjut.


4. Kemudian kita akan masuk ke pembuatan Hardisk virtual, pilih Buat hardisk virtual sekarang lalu klik Buat.


5. Selanjutnya kita akan masuk ke pemilihan tipe hard disk virtulnya, pilih VDI (Virtual Disk Image) lalu klik Lanjut.


6. Kemudian pilih Dialokasikan secara dinamik, kemudian klik Lanjut.


7. Selanjutnya kita akan disuruh untuk menentukan lokasi dan ukuran berkas. Untuk tahap ini kita biarkan saja karena secara default virtualbox akan menentukan dengan ukuran hardisk yang disarankan adalah 8GB, lalu klik Buat.


8. Pada tahap ini kita sudah selesai membuat sebuah mesin virtual baru, kemudian kita akan melakukan setting pada mesin virtual tersebut. Klik kanan pada mesian virtual yang kita buat tadi (Debian 7) kemudian pilih Pengaturan / Setting.


9. Pilih tab Penyimpanan/Storage, dan klik pada Pengendali IDE atau Controler IDE, Klik pada logo CD yang bertuliskan Kosong/Empty. Kemudian pada bagian sebelah kanan yaitu pada bagian atribut pilih pilihan Drive CD/DVD. Disini kita diminta memeasukkan tipe dari master sistem operasi yang akan digunakan. Dalam hal ini kita menggunakan ISO file untuk instalasi Debian Linux nya. Maka kita klik pada gambar CD yang ada panah kecil ke bawah di samping Tab Atribut Drive CD/DVD lalu browse di mana letak file ISO dari Debian Linux kita dan klik Open.

Sehingga akan menjadi seperti ini :


10. Selanjutnya karena kita akan membangun sebuah jaringan client server, maka kita pilih ke tab Network/Jaringan. Kemudian cheklist Adapter1 dan Adapter2 karena nantinya kita akan membuat server debian ini sebagai router, jadi memerlukan minimal dua buah Network Adapter atau LAN Card.

Kemudian pada Adapter1 set menjadi Bridge adapter dan pilih network card yang ada pada komputer utama kita yang terhubung langsung dengan jaringan internet. Adapter 1 ini kita asumsikan akan terkoneksi dengan port fisik LAN dari sistem operasi utama atau Host di lab komputer untuk terhubung ke internet, sedangkan Adapter2 kita asumsikan sebagai Port LAN yang terhubung ke jaringan lokal atau terhubung ke komputer client yang nantinya kita install Kemudian pada Adapter2 set menjadi Internal Network. Untuk lebih jelasnya silakan dilihat pada gambar berikut :

Setelah semua settingan selesai dilakukan kemudian klik Ok.

B. Instalasi Debian 7


1. Pada jendela utama VirtualBox, klik pada debian 7 yang kita buat tadi kemudian klik Start/Mulai untuk memulai instalasi.


2. Selanjutnya akan muncul tampilan awal instalasi debian 7, lalu pilih Install dan tekan Enter untuk mulai menginstall.


3. Selanjutnya kita akan dihadapkan ke tahap pemilihan bahasa yang digunakan, pilih English.


4. Tahap selanjutnya kita akan menentukan lokasi kita sekarang. Karena lokasi kita di indonesia, pilih Other -> Asia -> Indonesia.


5. Selanjutnya pada konfigurasi keyboard pilih American-English.
6. Kemudian tunggu beberapa detik hingga kita sampai pada tahap Configure the network, pilih Lancard eth0: Intel Corporation 82540EM Gigabit Ethernet Controller.


7. Di sini sistem akan mencoba untuk melakukan configurasi jaringan secara otomatis. Pada saat kita pilih Lancard tersebut dan menekan tombol Enter, maka akan tampil tombol Cancel segera klik tombol Cancel untuk membatalkan kemudian klik Continue dan akan tampil tampilan sebagai berikut. Dan pilih Do not configure the network at this time. Ini dilakukan karena nanti kita akan belajar meng-configurasikan jaringan secara manual.


8. Selanjutnya kita akan disuruh untuk mengisi Hostname, dan isilah dengan mengetikkan nama kamu atau nama lainnya (terserah), secara default nya akan terisi dengan nama debian. Pada tahap ini akan dicontohkan dengan nama Ikotekno. Kemudian pilih Continue.


9. Kemudian masukkan password Root-nya kemudian pilih Continue, setelah itu kita akan disuruh untuk mengulangi. Silakan dimasukkan lalu pilih Continue.


10. Kemudian kita akan dibawa ke jendela set up users and passwords. Silakan diisi dengan sesuka hati kamu, bisa juga menggunakan nama. Setelah itu kita akan disuruh untuk memasukkan password untuk user yang kita buat tadi. Silakan diisi dan pilih Continue.


11. Kemudian kita akan melakukan konfigurasi waktu untuk debian yang kita install tersebut. Silakan menyesuaikan dengan lokasi masing-masing.


12. Selanjutnya kita akan masuk ke Partition disks. Pilih Guided - use entire disk lalu Enter. Lalu pilih hardisk yang terdeteksi, misalnya SCSI3 (0,0,0) (sda) - 8.6 GB ATA VBOX HARDDISK kemudian Enter.


13. Selanjutnya pilih pilihan yang terakhir lalu Enter


14. Setelah itu pilih Finish partitioning and write changes to disk, lalu Enter. Setelah itu akan muncul pertanyaan seperti Write the changes to disks? lalu pilih Yes.


15. Pada tahap ini proses instalasi sudah berjalan dan silakan tunggu beberapa menit. Setelah itu akan ada pertanyaan bahwa kita akan menginstall mnggunakan satu DVD saja atau menambahkan DVD 2 dan DVD 3. Pada langkah ini kita cukup menggunakan 1 DVD saja dan pilih No untuk melanjutkan.


16. Selanjutnya pada Use a network mirror? pilih No.


17. Kemudian pada Participate in the package usage survey? pilih No.


18. Selanjutnya akan muncul menu Software selection. Pada tahap ini kita pilih Standard system utilities lalu Enter.


19. Selanjutnya silakan diinstall GRUB boot loader dengan memilih Yes.


20. Pada Finish the installation pilih Continue untuk menyelesaikan instalasi.


21. Pada langkah ini kita sudah selesai menginstall Debian Linux di VirtualBox. Selanjutnya komputer virtual akan booting secara otomatis sehingga muncul pilihan boot seperti gambar di bawah ini. Pilih yang paling atas untuk mulai menjalankan Debian Linux.


22. Selanjutnya proses menjalankan Debian Linux sudah dimulai. Setelah muncul menu login, silakan login menggunakan Root dan password Root yang kita buat tadi lalu Enter. Jika sukses maka akan tampil seperti ini :


Sampai di sini kita sudah menyelesaikan instalasi Debian Linux pada VirtualBox. Jika ada pertanyaan atau terjadi masalah saat proses instalasi silakan berkomentar pada kolom komentar yang sudah disediakan di bawah. Semoga artikel ini bisa membantu rekan-rekan semua dalam proses belajar Debian Linux.